Indahnya Berbagi

Salam Pendidikan,

“And, when you want something, all the universe conspires in helping you to achieve it.” 

(Paulo Coelho)

Seperti halnya Paulo Coelho, kami pun percaya bahwa niat baik senantiasa mendapatkan banyak dukungan baik serta jalan untuk mewujudkannya. Ini terbukti (lagi) ketika kami mengadakan acara Momen Berbagi ‘Sharing is Caring’ untuk penggalangan dana rumah belajar Sokola Pesisir yang baru di Mariso pada hari Jumat 16 Maret 2012, pukul 4pm-10pm yang bertempat di gedung BaKTI, Jl. DR Sutomo no 26 Makassar.

Dimulai oleh alam raya yang turut merestui acara ini dengan mengirimkan awan-awan putih yang terus menghalau mendung sehingga hujan yang beberapa hari sebelumnya begitu deras melanda kota Makassar urung tuk turun.Tak hanya itu, beberapa kawan komunitas pun turut serta menyukseskan acara tersebut dengan berpartisipasi dan turun langsung membantu dalam persiapan dan pelaksanaannya. Kehadiran kawan-kawan komunitas, para undangan, perwakilan institusi/lembaga serta individu yang begitu perhatian dengan keberlangsungan Sokola Pesisir Mariso membuat kami terharu dan yakin bahwa kami tak sendirian berjuang untuk rumah belajar yang baru ini.

Acara yang dimulai pukul empat sore ini dibuka dengan tarian tradisional dari anak-anak murid TK Sokola Pesisir Mariso yang dengan apik membawakan tarian yang diajarkan oleh guru mereka. Dilanjutkan dengan persembahan tari dari anak-anak murid Sekolah Rakyat Cakrawala yang hanya berlatih selama 2 minggu khusus untuk  berpartisipasi dalam acara Sokola Pesisir sebagai bentuk solidaritas mereka. Juga ada nyanyian dan pembacaan puisi dari anak-anak dampingan KPAJ (Komunitas Pencinta Anak Jalanan) serta dongeng yang dibawakan secara apik oleh pendongeng cilik Makassar, Safira, yang secara sukarela bersedia tampil untuk acara ini. Untuk sesi sore ditutup dengan penampilan tarian modern dari anak-anak dan remaja Sokola Pesisir Mariso yang kian membuat suasana semakin meriah.

Setelah beristirahat dan sholat, acara sesi malam dimulai dengan pentas tari tradisional paduppa yang dibawakan oleh anak-anak TK Sokola Pesisir. Selanjutnya sambutan dari Kordinator Sokola Pesisir Mariso yang mengisahkan mengenai perjalanan Sokola Pesisir dan perkembangan terkini penggalangan dana untuk rumah belajar yang baru. Kemudian disambung dengan sepatah kata dari tokoh masyarakat Mariso yaitu bapak Badaruddin Ophier selaku ketua RW setempat yang sangat mendukung kegiatan-kegiatan Sokola Pesisir dan menyatakan kesediaannya untuk terus membantu keberlangsungan Sokola Pesisir di Mariso yang dirasakan sangat berperan aktif dalam membentuk karakter positif dan memberikan ketrampilan yang berguna bagi anak-anak dan remaja Mariso. Bahkan beliau menawarkan kamar depan rumahnya bila Sokola Pesisir tak berhasil membangun rumah belajar yang baru. Sungguh suatu penghargaan yang luar biasa untuk Sokola Pesisir Mariso.

Gambaran kehidupan sehari-hari di pesisir ditunjukkan lewat persembahan teater yang dibawakan secara menarik oleh anak-anak dan remaja Mariso. M. Aan Mansyur yang telah menghasilkan beberapa buku puisi dan novel juga berpartisipasi mengisi acara dengan berkolaborasi dengan pemain biola muda berbakat Windah Cutamora menyajikan musikalisasi puisi yang diambil dari buku kumpulan puisi terbarunya “tokoh-tokoh yang melawan kita dalam satu cerita’ yang membuat para penonton hanyut dalam alunan kata-kata yang meluncur dari bibir maestro puisi ini.

Kesuksesan acara ini juga tak lepas dari peran Iqko yang begitu piawai memandu acara dari awal hingga akhir sehingga acara ini terasa akrab dan hangat meskipun banyak dari penonton sebelumnya tak saling mengenal. Setelah pembacaan puisi dari Aan Mansyur, oleh kordinator Komunitas Boya-boya, Muhary Wahyu Nurba, dimulailah lelang foto karya anggota Komunitas Boya-boya dan beberapa sumbangan foto dari sahabat Sokola Pesisir. Sekitar 10 foto dari 18 foto yang dipamerkan laku terjual malam itu. Seluruh hasil penjualan foto disumbangkan untuk rumah belajar Sokola Pesisir. Terdapat juga stand Komunitas Perajut Makassar Quiqui yang menjual karya-karya perajut anggotanya dimana hasilnya diberikan untuk Sokola Pesisir.

Setelah lelang foto selesai, acara dilanjutkan dengan persembahan lagu yang dibawakan oleh band anak muda penggemar budaya Jepang, JLo, alias Japan Lovers. Acara kemudian ditutup dengan persembahan musik akustik yang dibawakan oleh relawan Sekolah Rakyat Cakrawala.

Momen Berbagi ‘Sharing is Caring’ ini tak mungkin berlangsung sukses tanpa dukungan dan bantuan dari banyak pihak. Kami mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada BaKTI yang telah menyediakan fasilitas dan bantuan yang besar mulai dari persiapan hingga pelaksanaan acara ini. Juga kepada Komunitas Boya-boya yang banyak membantu kami dari awal hingga akhir dan telah menyumbangkan foto-fotonya untuk dilelang. Kami juga berterima kasih kepada pengisi acara dari KPAJ Makassar, Sekolah Rakyat Cakrawala, JLo (Japan Lovers), Aan Mansyur Safira pendongeng cilik Makassar, Rumah Ide dan Komunitas Perajut Makassar. Tak lupa kepada Kampung Buku, Jemaat GPIB Mangamaseang, Blogger Angin Mammiri, I-Radio, SPFM, Honobono, Detik.com, Harian Fajar, Rumata’, Rumah Ceria, PKBL Pertamina, UKM kampus, para donatur, para pembeli foto dan buku, ibu guru Uni dan Rizki, orangtua murid Sokola Pesisir, masyarakat dan pemuka Mariso serta semua pihak dan komunitas yang tak sempat kami sebutkan satu-persatu. Semoga niat baik ini mendapat pahala yang berlimpah dan impian rumah belajar yang baru bisa terwujud.

” It is not what we give, but what we share…”

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s