Volunteer from Japan !

Ohayo gozaimasu,

“Nama saya Shunsuke Sakakibara, dari Jepang”

begitulah perkenalan singkat Kak Shun (panggilan anak-anak kepada Shunsuke) ketika pertama kali berkunjung ke Sokola Pesisir Mariso. Ya, sudah kurang lebih sebulan Kak Shunsuke menjadi volunteer di Sokola Pesisir dengan mengajari anak-anak dan remaja Mariso mengenai budaya Jepang.

Kak Shun adalah seorang mahasiswa S2 dari Graduate School of Law, Politics di Doshisha University di Kyoto, Jepang. Tujuan kedatangannya ke Indonesia adalah ingin belajar bahasa Indonesia dan mencari pengalaman bergabung pada komunitas di Indonesia. Disela-sela kesibukannya belajar bahasa Indonesia di UNM, kak Shun menyempatkan diri secara rutin setiap hari Rabu dan Minggu ke Sokola.Selain permainan-permainan yang sering dimainkan di Jepang, kak Shun juga mengajarkan origami dan berbagai budaya lokal di Jepang.

(suasana saat kak Shun memandu sebuah game)

SOKOLA Pesisir Mariso sendiri terbuka bagi siapa saja yang ingin berbagi ilmu dan keterampilan yang mereka miliki. Saat ini, kami telah memiliki beberapa volunteer sesuai bidang keahlian mereka masing-masing. Ada yang mengajar tarian, teater, fotografi, film, menulis dan sebagainya.

Meskipun Sokola Pesisir Mariso akan segera pindah, namun lokasi rumah belajar yang baru letaknya tak begitu jauh dari tempat sekarang sehingga anak-anak dan remaja Mariso tetap bisa beraktifitas seperti sediakala nantinya. Bagi sahabat Sokola Pesisir Mariso yang ingin bergabung menjadi volunteer atau relawan, silahkan menghubungi guru kami, Efi di 081355505895, Habibi di  081242249056 dan Imran di 082190358797.

(salaman dulu sebelum pulang, kak Shun)

 “Setiap orang adalah guru, alam raya sekolahku”

Mari kita saling berbagi

Salam pendidikan,

-Support Our Sokola Pesisir Mariso-

Advertisements

LPJ Maret 2012

Salam Pendidikan,

There can be miracles
You can achieve
When you believe
Somehow you will
You will when you believe

(Mariah Carey)

Sepenggal lirik lagu “When You Believe” yang dipopulerkan oleh penyanyi Mariah Carey seakan menggambarkan kondisi terkini yang dialami oleh Sokola Pesisir Mariso. Kami percaya bahwa keinginan baik senantiasa mendapatkan jalan terang untuk diwujudkan.

Ketika pertama kali mendengar bahwa Sokola Pesisir Mariso harus segera meninggalkan lokasi yang selama ini ditempati beraktifitas membuat kami sempat panik dan kebingungan. Panik karena kami tak tahu harus pindah kemana dan bingung karena kami tak punya cukup dana untuk mencari tempat yang baru. Tetapi kami tetap berkeyakinan bahwa kami tak sendirian dalam menghadapi permasalahan ini. Masih banyak orang-orang yang peduli dengan keberlanjutan pendidikan anak-anak dan remaja di Mariso yang selama ini lebih sering terabaikan dan kurang diperhatikan. Ini terbukti dari respon yang cepat dan sambutan positif dari sahabat Sokola Pesisir tatkala kami mulai mengkampanyekan aksi penggalangan dana untuk Rumah Belajar yang baru.

Acara Momen Berbagi ‘Sharing is Caring’ yang diadakan di gedung BaKTI pada tanggal 16 Maret lalu juga berhasil menggalang dana lewat lelang Foto yang bekerja sama dengan Komunitas Fotografi Boya-Boya serta dari donasi yang diberikan oleh para hadirin dan undangan. Donasi yang terkumpul melalui rekening khusus untuk Rumah Belajar Sokola Pesisir, amplop donasi dan acara-acara amal yang dilakukan baik oleh Sokola Pesisir maupun oleh komunitas sahabat Sokola Pesisir sebagian telah kami gunakan untuk membayar panjar tanah dan timbunan.

Berikut adalah Laporan Keuangan (pemasukan) yang diterima oleh Sokola Pesisir Mariso dari para donatur per Maret 2012:

Kami juga telah memanjar pembelian tanah yang terletak di belakang Balla Pappilajarang Sokola yang sekarang. Tanah tersebut bukan seperti yang kami sebutkan dalam rencana tanah yang akan dibeli di postingan sebelumnya dikarenakan sang pemilik telah memberikan kepada pihak lain yang duluan membeli. Tanah yang sekarang tak seluas tanah sebelumnya dan juga sedikit lebih murah. Kami telah menimbun petak tanah tersebut dan membutuhkan banyak timbunan karena kondisinya yang berupa perairan. Berikut adalah laporan pengeluran per Maret 2012 dan sisa saldo kas Sekola Pesisir untuk penggalangan dana Rumah Belajar yang baru :

Sisa saldo kas per Maret 2012 adalah Rp. 17,994,000, masih sangat jauh dari total jumlah yang kami butuhkan untuk pembangunan Rumah Belajar, namun cicilan pembelian tanah dan penimbunan adalah langkah besar yang berhasil dilakukan berkat dukungan, bantuan dan donasi sahabat Sokola  Pesisir Mariso.

Kami mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada semua pihak yang telah mendukung dan turut berpartisipasi dalam aksi penggalangan dana Sokola Pesisir Mariso ini. Ketika percaya akan keajaiban yang muncul dari niat baik, uluran tangan-tangan para sahabat yang datang membantu membuat harapan kami terus menyala dan kembali bersemangat mewujudkan impian anak-anak dan remaja Mariso untuk terus bersekolah.

Terima kasih sahabat…

nb:

tambahan dana yang baru masuk dari Bapak Rasyid Idris sebesar Rp. 500.000,- sehingga total dana saat ini sebesar Rp. 18.494.000,- . Terima kasih.